» » » » » Cooperative Fair ke-12, Jabar Kucurkan Bantuan Modal

SJO, BANDUNG - Dalam rangka mengembangkan produk-produk unggulan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Provinsi Jawa Barat kembali menggelar Cooperative Fair yang bertempat di Lapangan Pusenif, Jl. Supratman no 60 Bandung.

Cooperative Fair yang diselenggarakan untuk yang ke-12 kalinya ini mengusung tema "Local Cooperatives Creating the Future", dan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar.

Pada acara pembukaan Cooperative Fair ke-12, Rabu (03/06), juga disalurkan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara simbolis. Bantuan tersebut antara lain :
1. Bantuan biaya pendaftaran ke notaris untuk pembuatan akta badan hukum Koperasi kepada 52 Koperasi sebesar Rp 67.600.000, masing-masing sebesar Rp 1.300.000 ;
2. Bantuan sertifikat pelatihan bagi 1500 wirausaha baru tahun 2015 ;
3. Bantuan hibah daerah antara Pemprov Jabar dengan kelompok usaha bersama : Kelompok usaha produktif Cilok Gaul sebesar Rp 91.000.000, Kelompok usaha bersama Cireng Isi DJ sebesar Rp 45.000.000, dan Kelompok usaha bersama Sandy Sound System sebesar Rp 40.000.000 ;
4. Bantuan program dana bergulir Kredit Cinta Rakyat (KCR) kepada pelaku UKM : Sumiati (Warung Kelontongan) flapon Rp 50.000.000, M. Sepita Sofyan (Isi Ulang Air dan Warnet) flapon Rp 40.000.000, dan Akhiridla Supriyana (Industri Jaket) flapon Rp 50.000.000.

Dalam sambutannya, Deddy mengungkapkan betapa pentingnya masalah pendampingan koperasi. Untuk itu, bantuan permodalan UKM senantiasa harus diberikan, mengingat konteks Koperasi sebagai tulang punggung perekonomian.

"Faktor UKM sangat penting, karenanya peningkatan kualitas dan kuantitas produk-produk harus diperhatikan. Selain itu, program pencetakan wirausaha baru juga harus ditingkatkan," ujar Deddy dalam sambutannya.

Deddy juga berharap dapat dibentuk Koperasi terbesar yang didirikan di Jawa Barat, terkait Jabar dengan jumlah Koperasi terbanyak di Indonesia.

"Ada 25.252 unit lebih Koperasi yang ada di Jabar. Semestinya Koperasi terbesar di Indonesia muncul dari Jabar dulu," ungkapnya lagi.

Cooperative Fair ini digelar dalam rangka peringatan Hari Koperasi ke-68 tingkat Provinsi Jawa Barat, sekaligus menyambut hari jadi Provinsi Jabar ke-71. Selain mengintroduksi produk-produk unggulan UKM se-Jabar, acara ini juga bertujuan untuk memfasilitasi pemasaran produk-produk lokal Jabar, meningkatkan kreativitas KUMKM, serta meningkatkan aksesibilitas kemitraan usaha KUMKM. Sebanyak 300 lebih peserta turut berpartisipasi, termasuk 9 Provinsi lain, yaitu Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Nusa Temggara Timur, Sulawesi Tengah, DI Aceh, Maluku Utara, Yogyakarya, dan Sumatera Selatan.

Turut hadir Staff Ahli Menteri Koperasi UMKM Bidang Informasi, Plt. Sekda Jabar, Kepala Dinas Koperasi UMKM Jabar,  Wakil Komandan Pusenif TNI AD, Pimpinan BI Bandung, Pimpinan BJB, dan Ketua Kadin Jabar.(rls)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: