» » » Cemilan Khas Kabupaten Bandung Manfaatkan Bahan Baku Lokal

SJO, BANDUNG. Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) Provinsi Jabar tahun 2015, berlangsung di Kabupaten Bandung.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 9 sampai 12 Juni 2015 diantaranya diisi dengan pameran hasil pertanian dari seluruh Kabupaten/Kota di Jabar. HKP tahun 2015, juga diisi pula dengan pameran makanan dan minuman yang dibuat dari bahan baku lokal yang menjadi potensi di Kabupaten/Kota di seluruh Jabar.

Dari pemantauan jabarprov.go.id, satu stand di Kabupaten Bandung, menampilkan kue sistik. Dari penuturan, pengelola cemilan tersebut,  Siti Badriah  sistik yang dibuat di Kecamatan Arjasari, mempunyai kekhasan yaitu menggunakan komoditi hasil pertanian.

Sistik yang dibuat, dilengkapi dengan menggunakan bahan komoditi pertanian antara lain ubi ungu, wortel, dan bayem. Pembuatan sistik sudah berjalan selama 1 tahun yang dikelola oleh para anggota Majelis Ta’lim di Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung.

Dari sisi permintaan, diakui masih terbatas di wilayah Kabupaten Bandung. Harapannya, ke depan produk bisa dipasarkan sampai ke pasar tradisional.

Dari sisi harga, dijual dengan harga Rp.30.000,- per Kg atau dijual dengan hitungan per bungkus masing-masing dengan kisaran harga Rp.10.000,- per bungkus.

Selain sistik, ujar Siti Badriah jenis makanan lain yang kini mulai menggunakan bahan baku lokal diantaranya kiripik. Untuk kekhasan kiripik dibuat dengan menggunakan daun sirih. (*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: