» » Cegah Hulu DAS Rusak, Wagub Ingin Libatkan Masyarakat

SJO, TASIKMALAYA–Untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS), diperlukan peran serta masyarakat.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengungkapkan, bahwa pemahaman dari masyarakat mengenai lingkungan sebagai sumber kehidupan penting dilakukan dan hal tersebut merupakan bagian penegakkan kultural atau budaya.

“Bangun kesadaran masyarakat Cikadu untuk menjaga lingkungannya. DAS-nya jangan sampai nasibnya seperti Citarum ataupun Ciliwung. Saya lihat disini (DAS Citanduy) masih cukup bagus, jangan sampai ini dirusak,” ungkap Wagub Deddy Mizwar.

“Harus sejak awal mencegah (preventif) terjadinya kerusakan lingkungan karena masalah kebutuhan ekonomi,” tambahnya.

Wagub menyatakan hal tersebut usai berkunjung dan berdialog bersama masyarakat di hulu DAS Citanduy di Dusun Cikadu, Desa Guranteng, Kecamatam Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya pada Sabtu siang (06/06). Masyarakat di dusun ini ikut dilibatkan dalam merehabilitasi hulu sungai Citanduy, yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Universitas Indonesia.

Pemprov Jawa Barat pun mendukung program rehabilitasi lingkungan seperti yang terjadi di Dusun Cikadu tersebut. Untuk itu, Wagub sangat mengapresiasi program rehabilitasi dan mengharapkan hal ini menjadi kultur di masyarakat, agar dapat mencegah rusaknya hulu Sungai Citanduy.

“Ini (lingkungan DAS Citanduy) masih sangat bagus tapi bagaimana kita menjaga kesinambungan dari pemeliharaan lingkungan yang ada. Kesadaran ini harus ditumbuhkan dari generasi ke generasi karena ini penegakkan kultural,” papar Wagub dihadapan awak media yang hadir.

Program rehabilitasi ini telah berlangsung sejak Desember 2014 lalu dan telah berhasil menanam 21.000 pohon dari target yang dicanangkan 100 ribu pohon pada tahun ini. Wagub berharap program preventif seperti ini tidak hanya dilaksanakan di Dusun Cikadu sebagai hulu Sungai Citanduy saja, namun juga dapat diterapkan-bahkan menjadi pilot project untuk mencegah kerusakan lingkungan sungai atau daerah lainnya di Jawa Barat.

Hadir pula dalam pertemuan Kepala BPLHD Jawa Barat, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat, jajaran DRPM dan Tim Pengabdian Masyarakat UI, para pejabat Kabupaten Tasikmalaya, para LSM dan penggiat lingkungan, tokoh serta ratusan masyarakat Dusun Cikadu.(rls)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: