» » » Bupati Ciamis: Menentukan Wakil Bupati Bukan Kewenangan Saya

SJO CIAMIS - Mundurnya H. Jeje Wiradinata sebagai Wakil Bupati Ciamis menimbulkan beberapa masalah tersendiri di Pemerintahan Ciamis. Pasalnya jika pengunduran diri Jeje sudah disetujui Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), maka sudah dapat dipastikan akan terjadi kekosongan kursi Wabup Ciamis.

Selain itu, siapa pengganti Jeje mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Beberapa nama mulai bermunculan yang digadang-gadang akan menggantikan Jeje menduduki kursi wakil bupati. Nama-nama tersebut diantaranya Oih Burhanudin, Oyat Nurayat dan Baim setiawan.

Menanggapi bagaimana tugas wakil bupati pasca ditinggalkan Jeje, Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin Jumat (26/06), menyatakan siap memainkan dua peran. Yakni sebagai Bupati dan juga sebaga Wabup. Tugas barunya tersebut akan dibantu oleh Sekretaris Daerah, H. Herdiat. Peran barunya ini dijalani sambil menunggu terpilihnya Wabup Ciamis yang baru.

“Tugas-tugas wakil bupati sementara diambil alih kembali oleh saya dan dilimpahkan ke SKPD terkait untuk teknisnya. Pak Sekda juga sudah siap menghendel untuk mengerjakan tugas sehari-hari yang biasa dilakukan wakil bupati, begitu juga asisten daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut Iing memaparkan tugas yang diberikan kepada Wabup tersebut cukup berat. Tugas-tugas tersebut sangat strategis dalam menyelesaian berbagai masalah yang ada. Diantaranya menangani kemiskinan di Ciamis dengan membawahi Lembaga Terpadu Penanggulangan Kemiskinan  Daerah (LTPKD), dan juga pengawasan dan pembinaan para pegawai yang ada di lingkup kerja Pemerintahan Kabupaten Ciamis dan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dengan tugas itu tentunya luar biasa memang cukup berat, tapi untuk sementara diambil alih dulu oleh saya, memang berat tapi itu sudah resiko,” katanya.

Mengenai pengganti Jeje sendiri, Iing belum bisa berkomentar banyak. Pasalnya dalam rapat paripurna yang telah dilaksanakan baru-baru ini, Jeje baru mengajukan penguduran diri. Untuk resminya tinggal menunggu keputusan dari Kemendagri .

“Saya belum merencanakan, belum bisa berkomentar mengenai penggantinya. Sampai kapannya juga belum tahu karena harus ada mekanisme yang harus ditempuh, dan mekanismenya di dewan,” tandas Iing Syam Arifin. (andi jepri)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: