» » Biem Benjamin: Pemerintah Tidak Bisa Semena-mena Menyerahkan PDAM ke Asing!

SJO, JAKARTA - Wacana pemerintah yang ingin mengundang asing untuk mengelola PDAM mengundang perhatian publik. Anggota komisi XI DPR-RI dari Fraksi Gerindra, H. Biem Benjamin turut berkomentar atas masalah ini. Menurut politisi yang akrab disapa ‘Bang Biem’ ini, pemerintah tidak boleh cepat-cepat memberi lampu hijau kepada asing untuk masuk dan mengelola BUMN maupun BUMD.

“Pemerintah harus berhati-hati, kalau kita perhatikan beberapa bulan belakangan ada banyak sekali investasi asing baru yang masuk ke Indonesia, mereka ini memilki agenda masing-masing. Oleh karena itu, jangan karena masalah hutang lalu langsung memilih bantuan asing sebagai jalan keluar!” tegas Biem.

Biem lanjut menjelaskan bahwa apapun yang terjadi, pemerintah harus terus mencari cara mempertahankan PDAM. Seperti diketahui, tanggal 29 Juni kemarin Menteri PUPR,Basuki Hadimuljono, menyatakan akan memberi lampu hijau kepada swasta atau perusahaan asing untuk mengolah dan berinvestasi di PDAM, ini disebabkan oleh jumlah hutang PDAM yang sangat besar (mencapai Rp 4 Triliun). 'Bang Biem' lantas menganjurkan jika ada BUMN ataupun BUMD yang sedang sakit, maka harus dicari obatnya dan dibantu, bukan dilepaskan ke swasta atau asing.

“PDAM ini kan nyawa dari masyarakat Indonesia, selain produksi air ini juga merupakan tanda bahwa Indonesia mandiri. Kalau sampai PDAM dikuasai atau dikelola asing, berarti nyawa kita kembali kita serahkan ke asing. Kalau BUMD/BUMN sakit, maka kita carikan obatnya, kita perbaiki sistemnya. Untuk apa sampai saat ini kita bernegara, kalau ujung-ujungnya hanya bersandar kepada asing saat ada masalah.” Tutup Biem.(rls)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: