» » » Bertugas Dan Berpuasa Ala Danrem 061/SK

SJO BOGOR - Danrem 061/Surya Kencana Kolonel Inf Fulad S,Sos MSi, menerima tatap muka para wartawan Bogor bertempat di Rumah kediaman Danrem Jalan Pangrango kota Bogor, beberapa waktu lalu, Minggu (21/6), Disela kesibukannya sebagai seorang Pimpinan Aparatur Pemerintahan  dan ditengah kewajiban seorang muslim yang sedang beribadah Puasa. Danrem tetap Ceria dan bersemangat menjalani hari-harinya, termasuk menjamu tatap muka para wartawan Bogor dengan penuh suasana keakraban dan kekeluargaan.

Dalam percakapannya Danrem menggaris bawahi makna dari puasa  adalah menahan diri dari segala hal yang dapat mengurangi bahkan dapat menggugurkan nilai dan arti dari puasa itu sendiri. Berpuasa bukanlah hanya menahan lapar dan nafsu semata, banyak makna yang bisa diambil dari makna ber­puasa, salah satunya menjaga kebersamaan antar sesama, dan ini merupakan suatu kajian untuk merasakan kekurangan orang lain. Serta hal ini pula yang diterapkan oleh Danrem kepada prajuritnya saat berpuasa.

Berbagai pengalaman yang disampaikan Kolonel Inf Fulad dalam berpuasa menjadi suatu pelajaran yang menarik untuk dicermati, seperti saat berpuasa di negeri orang, salah satunya di Leba­non pada tahun 2009, puasa disana lebih lama hingga mencapai 16 jam, begitu juga dinegara timur tengah yang sangat  unik dan beragam , dengan  banyaknya budaya barat yang masuk( multyculture), sehingga menjadikan kita untuk lebih bertafakur dan bertoleransi, serta tentunya lebih bersyukur dengan alam dan kodisi Indonesia yg ditempati ini.

Berkaitan pertanyaan media tentang pelaksanaan puasa tahun kemarin dan sekarang, Danrem mengatakan tahun lalu Saya masih menjadi ajudan Mantan Presiden Susilo Bam­bang Yudhoyono. Untuk tahun ini, Saya menja­di Danrem 061/Suryakancana Bogor, yang memiliki 3.500 anggota. Tentunya masing -masing memiliki seni dan cara dalam melaksanakan puasa itu sendiiri, dan yang lebih jelas lagi harus memiliki seni dan cara pula dalam menjawab setiap tantangan tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan.

Disisi lain dalam menanggapi pertanyaan tentang masalah makanan  faforit, Danrem menyampaikan Tidak ada makanan favorit, tetapi menu yang harus ada saat sahur dan berbuka yaitu sayur, karena untuk membantu metabolisme tubuh.  Selanjutnya Beliau menegaskan banyak yang salah kaprah tentang ngabuburit, kalau Saya ngabuburit dengan menghabiskan waktunya dengan keluarga  untuk selalu menyempatkan waktu mengaji dan berdoa satu jam sebelum adzan magrib.

Diakhir pertemuan menanggapi pertanyaan  wartawan mengenai  tugas beliau sebagai Danrem 061/Sk dalam menghadapi anggotanya yang melakukan pelanggaran. Dengan  bijak  Danrem menegsakan akan melihat dan menimbang kesalahan prajuritnya tersebut, dan jika terbukti melanggar hukum, maka akan di tindak lanjuti sesui proses hukum yang berlaku, akan tetapi jika pelanggaran tersebut tentang   perilaku dan kedisiplinan maka akan di bina dengan sentuhan keagamaan. (PIII ).

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: