» » 30.162 Personil Siap Amankan Idul Fitri 1436 H

SJO BANDUNG -  Dengan meningkatnya intensitas kejahatan atara 2-5% selama tahun 2014 dalam perayaan Idul Fitri 1345 H, maka perlu dilaksanakan peningkatan pelayanan Polri kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi segala bentuk Potensi Gangguan dan Zambang Gangguan yang ada, agar tidak meningkat menjadi Gangguan Nyata.

Dalam rangka kesiapan pengamanan Idul Fitri 1436 H yang jatuh pada tanggal 17-18 Juli 2015 Polda Jabar mengadakan Rapat Koordinasi lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya-2015 di Mapolda Jabar, Rabu pagi (24/06). Acara ini dimaksudnya guna mewujudkan kesamaan visi, persepsi, dan pola tindak dalam pelaksanaan Idul Fitri 1436 H di Jawa Barat.

"Pelaksanaan ini merupakan agenda rutin, untuk memantapkan dan memberikan solusi agar Operasi Ketupat Lodaya-2015 semakin baik," tutur Kapolda Jabar.

Demi keamanan dan kenyamanan pelaksaan ini, Polda Jabar akan menurunkan 2.580 personil lengkap selama 16 hari, yaitu H-7, hari H, dan H+7. Selain itu, 12.285 kekuatan dari Kodam III/Siliwangi siap membantu Polda Jabar. Total ada 30.162 personil termasuk dari Polda Jabar, TNI, Pemda, dan tokoh masyarakat yang akan terjun langsung saat Operasi Ketupat Lodaya-2015 berlangsung.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengusulkan agar Polda Jabar berkerjasama dengan instansi terkait dan juga membagi tim agar lebih fokus apabila ada masalah dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya tahun ini.

"Saya usulkan adanya pembagian tim, jadi bisa terselesaikan sesuai posnya. Misalnya, apabila ada laporan kerusakan jalan, Polda bisa menginformasikan ke Dinas Binamarga Provinsi agar bisa segera dibenahi," usul Aher.

Dengan hadirnya tol Cipali, secara nyata akan membuat arus mudik ke arah lebih lancar. Walaupun dari pertama dibuka hingga saat ini sudah hampir 30 kasus kecelakaan terjadi, namun Aher meminta para personil dari Polda Jabar terus memaksimalkan peninjauan terutama soal penerangan, rest area, dan rambu lalu lintas untuk meminimalkan kecelakaan.

"Walaupun masih banyak kekurangannya, Tol Cipali akan sangat membantu melancarkan arus mudik ataupun balik Lebaran 1436 H terutama untuk jalur Utara. Maka dari itu, akan terus diupayakan agar pada H-7 sudah sangat layak untuk dilintasi oleh para pemudik," tambah Aher.

Jawa Barat yang merupakan Ibukota Provinsi, merupakan barometer suksesnya arus mudik atau balik lebaran. Untuk itu kerjasama dari berbagai instansi akan sangat berperan dalam kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pada arus mudik dan balik Lebaran,"pungkasnya.(rls)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: