» » » » » Warga Cantayan Blokir Areal Jalur Turbin Cirata

SJO, PURWAKARTA - Warga Kampung Cantayan Kecamatan Maniis Purwakarta, memblokir akses jalan masuk menuju terowongan turbin Pembangkit Jawa Bali (PJB) Cirata. Pemblokiran dipicu oleh kekecewaan pihak ahli waris pemilik areal lahan hutan seluas 88,9 Hektar, yang dikuasai PJB Cirata dan Perhutani .

Dalam pasca sidang putusan Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta, yang menetapkan bahwa kepemilikan lahan seluas 88,9 Hektar, di areal PJB Cirata yang di menangkan oleh ahli waris keluarga Emad Bin Uci yang berujung aksi pemblokiran.

Aksi pemblokiran oleh 34 ahli waris pemilik lahan, dipicu oleh kekecewaan terhadap penggugat yakni pihak Perhutani dan PJB Cirata selaku pengelola bendungan, karena penggugat saat dipersidangan terakhir tidak menandatangani atas penetapan eksekusi lahan oleh pihak Pengadilan Negeri Purwakarta, yang di menangkan oleh ahli waris pemilik lahan.

Menurut Dodo selaku kordinator dari pihak para ahli waris pemilik lahan, yang telah dialih pungsikan menjadi areal bendungan Cirata.

Namun ahli waris masih memblokir area tersebut dengan menebang pohon, menumpukan bebatuan serta memasang plang hasil putusan Pengadilan Negeri. Hingga adanya kesepakatan pembayaran ganti rugi lahan, oleh pihak Perhutani dan PJB Cirata yang telah menguasainya selama 34 Tahun lamanya. Pungkasnya. (DeR)

--

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: