» » Peserta UN SDLB di Cimahi Kesulitan Pahami Soal

SJO, CIMAHI - Meski tak ada permasalahan yang berarti di hari pertama ujian nasional (UN) Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) tahun 2015,  namun beberapa peserta di SDLB  Citeureup Kota Cimahi, khususnya peserta didik tuna rungu mengaku cukup kesulitan dalam mengerjakan soal. Sehingga butuh waktu beberapa saat untuk bisa memahami soal.

Peserta mengaku,  uraian pertanyaan cukup sulit dicerna. Akibat kesulitan tersebut nampak pengawas pun turut membimbing peserta. Pada tahun ajaran 2014-2015 di SDLB Citeureup jumlah peserta didik yang mengikuti ujian nasional ada sebanyak 4 peserta dari tuna netra, 4 peserta tuna rungu, dan 8 peserta tunagrahita.

Menurut Sudarman,  Kepala Sekolah SDLB Negeri Citeureup, untuk hal-hal yang berhubungan dengan ujian, untuk tuna netra itu tidak menemui kesulitan, hanya pada peserta didik tunarungu  ada kesulitan, yaitu mengenai pemahaman tentang soal yang berhubungan dengan soal-soal yang menjawab soal yang bersifat uraian. Uraiannya dari soal cerita peserta kurang memahami atas soal yang ada.

"saya memang melihat itu tadi di ruangan memang terlalu panjang untuk peserta didik tunarungu," katanya.

Jumlah peserta yang mengikuti ujian nasional di SDLB Citeureup pada tahun ini mengalami peningkatan,  terutama peserta didik tunarungu dan tunanetra,  yang masing-masingnya ada penambahan 1 orang peserta. Pada tahun lalu hanya 3 peserta saja. Diharapkan/ pada tahun ini semua peserta bisa mendapatkan hasil yang memuaskan, sehingga bisa melanjutkan ke jenjang selanjutnya. (DDR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: