» » » » Peran Partai Politik Dalam Pilkada Harus Bisa Meminimalisir Konflik

SJO-KARAWANG-Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dihelat akhir tahun 2015 ini atau tujuh bulan lagi kedepan, tidak membuat peta politik terlihat blak-blakan, tapi  seperti malu-malu kucing, dibandingkan Pilkada Kabupaten Karawang sebelumnya pada Tahun 2009.

Gunadi Ketua DPD Laskar Siliwangi Indonesia  di Karawang menyatakan, para kandidat atau calon yang akan maju sebagai Calon Bupati (Cabup) nanti haruslah memiliki cost politik atau pendanaan yang memadai karena cost politik kabupaten Karawang ini sangatlah tinggi.

“Kalau Cabup-cawabup yang maju tidak memiliki pendanaan yang memadai atau cuma sekadarnya saja, kami yakin sangatlah sulit untuk memenangkan pesta demokrasi lima tahunan tersebut,” katanya kepada SJO (27/5)

Terkait Cabup-cawabup harus memiliki dana yang memadai. Gunadi menuturkan, pihaknya tidak memungkiri bahwa masyarakat di Karawang kota pangkal perjuangan dan Religius ini masih mengedepankan politik uang, akan tetapi bila masyarakat kompak menolak politik uang, tentu para calon Bupati-wakil bupati yang berasal dari keinginan masyarakat itu akan terpilih.

“Jadi sudah berapa jumlah cost politik yang dikeluarkan oleh para Cabup, bila ingin menang, tetapi bila masyarakat kompak menolak keras adanya money politic, kami yakin proses demokrasi di Kabupaten Karawang maju dan berkembang,semoga saja untuk Pilkada karawang kedepan ini bisa diminimalisir terkait money politiknya” ungkapnya

Selanjutnya dikatakan Gunadi bahwa pihaknya  menilai dan demi suksesnya Pilkada Karawang peran partai politik harus lebih dimaksimalkan untuk menekan konflik yang terjadi dalam pilkada. Peran itu bisa berupa perjanjian kesepahaman dengan partai lain.

‎"Dalam menyikapi rentannya gesekan masyarakat pada situasi pilkada serentak nanti, tidak ada lain KPU harus membentuk sebuah forum bersama partai politik, ditingkat kabupaten,Untuk berkomitmen menjaga kedamaian, keamanan, kelancaran dan kesuksesan pilkada tersebut, hal ini mengingat partai politik adalah stakeholder utama dalam event demokrasi tersebut," ‎terangnya

Selain itu, menurut Gunadi, konsolidasi antara stakeholder parpol dengan kader-kadernya hingga tingkat bawah harus intens dilakukan. Tujuannya tak lain agar suasana Pilkada Karawang tetap kondusif menjelang, selama, dan setelah Pilkada.

"Sosialisasi dan penyadaran di tingkat kader disetiap partai sangat penting, sehingga kepedulian terhadap pilkada yang demokratis dan damai, serta keterlibatan penjagaannya akan berjalan dengan maksimal," ujarnya.

Parpol dinilainya sebagai salah satu lembaga demokrasi yang berfungsi untuk mengendalikan konflik melalui cara berdialog dengan pihak-pihak yang berkonflik.

"Jadi untuk menampung dan memadukan berbagai aspirasi dan kepentingan pihak-pihak yang berkonflik, dan membawa permasalahan ke dalam musyarawarah badan perwakilan rakyat untuk mendapatkan penyelesaian berupa keputusan politik," pungkasnya. (Sutiyono)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: