» » » » » Longsor di Pangalengan Dua Warga Menintggal

Foto: Google
SJO, KAB.BANDUNG– Dua orang dipastikan meninggal dunia serta belasan orang lainnya mengalami luka berat dan ringan akibat longsor di Kampung Cibitung RW 15 Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Selasa  (5/5) sore.

Selain menimbun belasan rumah warga dan para pwnghuninya, juga mengakibatkan putus pipa utama penyalur panas bumi PLTP Wayang Windu. Akibatnya suplai listrik 2x227 MW  dari Unit 1 dan 2 PLTP tersebut terhenti.

Kapolres Bandung AKBP Erwin Kurniawan menyatakan, hingga Selasa malam, pihaknya dan BNPB Kabupaten Bandung masih melakukan pencarian korban yang mungkin tertimbun =

“Kami masih bekerja hingga Selasa malam untuk mengevakuasi warga dari rumahnya. Sementara korban meninggal 2 orang dan beberapa korban luka ringan dan berat sudah dibawa ke rumah sakit” katanya.

Menurut Kapolres, penyebab musibah berawal dari longsoran tanah di lokasi yang menimpa pipa penyalur panas bumi, lalu menimpa pemukiman di bawahnya, "tetapi penyelidikan lebih lanjut tentunya baru bisa kita lakukan hari Rabu”, katanya.

Bantuan

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menegaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar telah menerjunkan tim dan telah menangani bencana tanah longsor di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jabar. "BPBD Jabar untuk sementara sudah mengirimkan personel, logistik, dan peralatan (light tower) untuk penerangan di lapangan. Dengan demikian petugas dapat bekerja hingga malam untuk evakuasi dan pertolongan kepada korban," papar Aher di Bandung, Selasa malam, (5/05).

Selain tim BPBD, Aher menjelaskan, personel yang bertugas di lokasi kejadian antara lain dari TNI, Polri, Basarnas, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jabar membantah bahwa korban tewas akibat bencana dimaksud mencapai delapan orang. Hal ini didasarkan laporan resmi yang diterimanya dari petugas BPBD Jabar di lokasi bencana.

"Korban sementara terevakuasi satu orang meninggal dunia, empat luka berat, empat luka ringan. Longsor juga menyebabkan delapan rumah warga tertimbun. Sementara jumlah kerugian sedang proses assesment petugas BPBD Jabar," Aher merinci.

Ditambahkan, longsor terjadi di Kampung Cibitung, RW 15, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan. Longsor terjadi pukul 14:38 WIB. Longsoran diperkirakan akibat hujan atau pipa yang bocor dan menimpa rumah penduduk. Juga menjebol saluran pipa panas bumi milik PY Star Energy Geothermal.

Untuk memastikan penanganan maksimal atas korban dan keluarganya, serta lokasi bencana, Wakil Gubernur Deddy Mizwar akan bertolak ke titik peristiwa pada Rabu pagi (6/5/2015). "Kita berusaha agar korban dan keluarga tertangani secara baik. Juga diupayakan agar tidak ada longsor susulan di lokasi," tukas Aher.

Terpisah, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya mengatakan, BPDB Kabupaten Bandung sebenarnya sudah memeringati pada para penduduk jika ada retakan yang terjadi di perbukitan akibat hujan deras empat hari lalu. Akibat lain yang disebabkan oleh longsor tersebut adalah terhantamnya pipa panas bumi Star energi Geothermal dan menimbulkan ledakan. Setelah ledakan tersebut, material longsor menimbun rumah penduduk dan perkebunan di sekitarnya.(tim)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: