» » » » KUR Efektif untuk Pengentasan Kemiskinan

SJO, KARAWANG - H Suryadi Ketua Forum Komunikasi Pedagang Pasar Plaza Cikampek mendukung Kredit Usaha Rakyat (KUR) harus tetap dipertahankan guna mengangkat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang produktif. Menurutnya, KUR merupakan program efektif sebagai upaya pengentasan kemiskinan serta perluasan lapangan kerja bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah.

“KUR itu kan program yang sasaranya bagi mereka masyarakat khususnya klaster menengah ke bawah. Maka tetap harus dipertahankan dan lebih diperkuat lagi demi mempertahankan perekonomian yang saat ini mulai berkembang baik,” katanya kepada SJO(25/5)

                                                                                                                    
Dia menyebutkan dana KUR yang sudah disalurkan pemerintah menurut informasi yang didapatkan itu senilai Rp 150 triliun agar masyarakat lebih dipermudah lagi untuk melakukan penyerapan.Akan tetapi adanya KUR harus dilakukan pendampingan agar nantinya tepat sasaran sehingga mampu memberikan stimulant secara sehat bagi perkembangan ekonomi bawah.

“Pola pendampingan ini sangat perlu terutama tentang bagaimana pola manajemen yang baik. Sehingga harapan pemerintah akan dampak dari realisasi perbantuan dana KUR dapat terjawab dengan maksimal,” tegasnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa Para pelaku UMKM merasakan kehadiran KUR sangat membantu proses permodalan. Keterbatasan modal yang dimiliki membatasi produksi para pelaku UMKM . KUR memberikan jawaban dalam pengembangan usaha para pelaku UMKM ini. KUR dirasakan pelaku usaha mulai dari usaha perdagangan hingga kerajinan meubel dan pembuatan dompet dan kerajinan Boneka.

Ketertarikan pelaku UMKM terhadap program KUR antara lain karena bunga rendah, cicilan setiap bulan dimulai dari bulan depan setelah pencairan dan persyaratan yang mudah. Bunga rendah 12 persen per tahun atau 1 persen setiap bulan, cicilan tidak dihitung bulan depan setelah pencairan dan persyaratan hanya KTP, KK dan surat keterangan usaha dari desa. Selain itu sebenarnya bagi pihak bank dalam menyalurkan kredit harus memiliki kriteria bankable yaitu memiliki ijin usaha serta agunan yang marketable (letak agunan dipinggir jalan). Namun disinilah keunggulan dan perbedaan KUR dengan program kredit komersil lainnya.

“”Calon nasabah KUR harus memiliki usaha yang feasible atau layak. Kelayakan sebuah usaha yang akan diberikan kredit mempunyai kriteria antara lain, kemampuan menabung untuk membayar cicilan, bisa mengembangkan usaha, modal berputar untuk belanja terbaru. Kebanyakan nasabah KUR secara kasat mata sudah berkembang pesat tapi belum tergolong bankable karena tidak memiliki surat ijin usaha dan agunan. Akhirnya untuk melakukan pengusaha hanya bisa mengembangkan usaha secara per lahan,”pungkasnya. (Sutiyono)

--

oto. H Suryadi ( Pakaian Putih).jpg
---------]

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: