» » Kunker Ke Sulawesi Utara, Netty Heryawan Kunjungi Warga Jabar Di Sana

SJO, MINAHASA -- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan berkesempatan untuk bersilaturahim dengan Paguyuban Masyarakat Sunda Pangumbaraan di Sulawesi Utara, Kamis, 28 Mei 2015. Kesempatan ini diperoleh usai dirinya menghadiri acara Puncak Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XII dan Hari Kesatuan Gerak PKK tingkat Nasional 2015 yang dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo di Jl. SBY Desa Kolongan Kecamatan Airmadidi Kab. Minahasa Utara.

Kunjungan Netty ke warga Jabar yang berada di Sulawesi Utara ini didampingi Sekjen Forum Komunikasi Masyarakat Sunda Pangumbaraan Iqbal dan Sekretaris Paguyuban Warga Sunda Pangumbaraan di Sulawesi Utara Yeyet Hidayat.

"Saya menyampaikan permohonan maaf karena Gubernur Jawa Barat bapak Ahmad Heryawan saat ini belum berkesempatan untuk hadir secara pribadi karena berbagai tugas dan acara akhir-akhir ini di Bandung dan Jakarta,” ujar Netty.

Namun pada kesempatan lain yang telah diagendakan, terang Netty,  Gubernur akan mengunjungi dan bersilaturahim dengan pengurus dan anggota paguyuban di berbagai provinsi diantaranya provinsi Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Netty mengemukakan bagaimana kondisi Jawa Barat saat ini dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia atau lebih kurang 46 juta penduduk tentu memiliki permasalahan yang harus dituntaskan.  “Dan apa yang Pemerintah Provinsi Jawa Barat lakukan juga harus diketahui dan didukung oleh seluruh masyarakat Jawa Barat tidak terkecuali..juga oleh warga Jawa Barat yang ada diperantauan disini,’ ungkap Netty.

Sementara itu, salah seorang pengurus bernama Sonny (Kang Oni) asal Tasikmalaya yang bekerja sebagai guru bercerita pada Netty telah tinggal di Manado selama 20 tahun. Dirinya juga aktif mengembangkan kesenian sunda dan upacara adat sunda. Saat ini Oni juga aktif memberikan pengetahuan kepada anak-anak perantauan  di Sulawesi mengenai berbagai permainan anak di Jawa Barat "kaulinan urang lembur".

Sekjen Forum Komunikasi Masyarakat Sunda Pangumbaraan Iqbal menuturkan bahwa menurut data perkiraan sebanyak 3 juta orang sunda yang tersebar di Indonesia. “Formas ini kita sudah terbentuk di 24 provinsi dengan target 30 provinsi di tahun 2015 mendatang,” ungkapnya.

Adanya Formas ini diharapkan dapat terus mandimpingi warga sunda di tiap daerah dengan adanya fasilitasi dan terjalinnya komunikasi yang baik. "Serta dapat meningkatkan kebersamaan dan saling gotong royong dalam setiap menyelesaikan permasalahan," harap Iqbal.

Netty berharap kepada seluruh warga sunda dimanapun berada, untuk terus menjalin kerjasama, komunikasi yang baik dan dapat terus menjalin silaturahmi antar warga sunda karena menurutnya ketika kita diperantauan berkumpul dengan warga sunda, berbicara dengan bahasa sunda,  ikatan emosional tersebut akan lebih mengikat dan mempersatukan kadang melebihi dengan saudara sendiri.(*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

1 komentar:

  1. Ada no contact nya ga ya... Saya mo bertemu orang sunda di manado

    BalasHapus