» » » » Kota Tasik Belum Mampu Laksanakan UN Online

Walkot Tasik saat meninjau pelaksanaan UN tingkat SMP
SJO, TASIKMALAYA - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP di Kota Tasikmalaya seluruhnya menggunakan sistem terdahulu yakni manual. Pasalnya, sarana prasarana setiap sekolah belum memadai untuk pelaksanaan ujian secara online.

Walikota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, pihaknya ingin melaksanakan ujian online secara menyeluruh tidak sebagian sekolah. Namun, hal tersebut masih terkendala pada sarana prasarana yang dimiliki masing-masing sekolah.

"Kita menginginkan (ujian online) serempak, harus semuanya. Namun ya itu sarana prasarana belum siap. Jika sarana dan prasana serta sistem belum siap jangan dijalankan," tuturnya sesaat setelah monev di SMP 5 Kota Tasikmalaya, Senin (4/5).

Hal tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Budiaman, menurutnya sarana prasarana ujian online yang belum memadai yakni jumlah komputer yang dimiliki setiap sekolah.

Budiaman mengatakan, idealnya satu unit komputer untuk satu orang peserta ujian. Namun kenyataannya sekarang, rata-rata sekolah hanya mampu memenuhi satu unit komputer untuk tiga orang peserta ujian.

"Otomatis itu kan harus bergantian. Akan membutuhkan waktu tambah banyak," ujarnya sesaat setelah Monev di SMP Negeri 11 Kota Tasikmalaya, Senin (4/5).

Kendala lainnya, imbuh dia, jaringan atau koneksi internet yang belum mumpuni untuk mendukung ujian nasional.

"Jaringan masih lemot, apalagi sekolah yang lokasinya dipelosok," katanya. (D033)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: