» » » » Gerakan Serikat Buruh Menjadi Gerakan Budaya

SJO, PURWAKARTA - Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Purwakarta, berkanaval Budaya Nusantara dalam puncak perayaan Hari Buruh Internasional di Purwakarta, Sabtu (9/5). Di karnaval budaya tersebut.

Setiap pasukan garda metal FSPMI, membentangkan bendera merah putih sepanjang 200 Meter, serta berkarnaval Budaya Nusantara dari mulai Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Gedung Kembar. Di kawasan itu, mereka menampilkan berbagai macam kesenian khas Jawa Barat dan Jawa Tengah, yang disaksikan langsung oleh Bupati Purwakarta Jawa Barat, Dedi Mulyadi beserta Bupati Banyumas Jawa Tengah, Ahmad Husen..

Namun Agenda perayaan May Day para buruh di Purwakarta ini bersamaan dengan Festival Budaya Sunda dan budaya Banyumas. Jadi, selain pementasan kesenian dari para buruh, sejumlah seniman Banyumas juga tampil di ajang ini.

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan buruh pemerintah ingin mengubah imej perayaan Hari Buruh di Kabupaten Purwakarta.

"Biasanya demo buruh itu bikin macet, konvoi kendaraan, orasi, dan lain-lain. Tapi di Purwakarta sekarang berbeda, di ajang ini, mereka menyampaikan aspirasi dengan menampilkan berbahgai macam kesenian khas di Dua provinsi," ujar Dedi.

Pada karnaval itu, kalangan buruh yang didominasi dari FSPMI Purwakarta, menawarkan sajian tontonan yang menarik serta memukau.

"Gerakan buruh di Purwakarta jadi gerakan kebudayaan Nusantara, ubah aspirasi jadi menyenangkan hingga asik ditonton". Pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: