» » » » » Warga Pulau Madang Terisolasi Dievakuasi

SJO, PURWAKARTA - Puluhan warga yang bermukim di pulau kecil danau Jatiluhur, terisolir akibat naiknya ketinggian muka air danau tersebut. Luas Pulau Madang sekitar 1 hektar, dengan jumlah penduduk 10 Kepala Keluarga (KK). Keseharian penduduk Pulau Madang mayoritas petani ikan atau nelayan.

Hampir sepekan ketinggian muka air yang terus meningkat setiap jamnya, Warga Pulau Madang sangat khawatir akan kondisi naiknya Tinggi Muka Air (TMA) Danau Jatiluhur.

Setelah melihat kondisi pulau tersebut terancam akibat meluapnya air danau Jatiluhur, para petugas polisi air polres Purwakarta yang tugasnya mengawasi dan memantau kondisi Danau Cirata sampai Danau Jatiluhur, mencoba membujuk agar para warga Pulau Madang khusunya anak-anak untuk lebih awal dievakuasi keluar dari pulau.

"Karena mengancam keselamatan penduduk Pulau Madang," kata petugas.

Menurut katerangan Susi, salah satu warga Pulau Madang yang dalam keadaan hamil 9 bulan telah bermukim selama 3 tahun. Susi mengakui telah terjebak di tengah pulau akibat naiknya ketinggian air waduk Jatiluhur, sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya hanya mengandalkan seadanya di pulau tersebut. Terkadang Susi merasa bingung dan khawatir sekali saat akan melahirkan harus keluar dari Pulau menuju darat dengan jarak waktu 2 Jam perjalanan menggunakan perahu.

Dengan segala tintadakan cepat tanggap sebelum terjadinya korban, Kepala Satuan Polisi Air (KASAT POL AIR) Polres Purwskarta Akp.Mastura Sudtajat beserta Kanit Gakkum Brigadir.Suryadi.SH dan anggotanya, membujuk warga keluar khususnya anak-anak untuk di evakuasi ke tempat yang lebih aman. "Menggunakan perahu karet Pol Air Polres Purwakarta". Pungkasnya. (DER)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: