» » » » » Peringati Hari Bumi, Pramuka Tanam 10 ribu Pohon di Gunung Gede-Pangrango

SJO, CIANJUR—Memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April 2015, sekitar 146 orang dari berbagai komponen masyarakat secara serentak menanam 10.000 pohon di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (22/4). Setidaknya ada 6 jenis pohon endemik yang ditanam, yaitu pohon Kasamala, Puspa, Huru, Kitambaga, Manglid, dan pohon Salam.

Selain Pramuka, komponen lain yang bersama-sama ikut meramaikan “Peringatan Hari Bumi” itu antara lain, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Cianjur, Balai Pengurus Gunung Gede, Kapolsek Kota Cianjur, Kodim 0608, Masyarakat Peduli Alam Nusantara, Anggota Pencinta Alam dan Lingkungan, para Pendaki Gunung, Lions Club, dan lain-lain.

“Menyenangkan bisa bersama-sama menanam pohon. Kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran kita akan nasib bumi kita,” ujar Eko Sulistio, Andalan Nasional Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang ikut serta dalam acara ini.

Menurut Eko, penduduk bumi semestinya khawatir, karena saat ini sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa satu manusia bisa “membunuh” 127 pohon. “Coba bayangkan dampaknya! Bisa-bisa anak cucu kita tak lagi bisa menikmati hijaunya pohon, jika kita tidak melakukan apa-apa,” tandas Eko.

Dengan mengusung tema “1 Pohon untuk Indonesia, 1 Pohon 1 Kehidupan”, 10 ribu pohon yang telah ditanam itu nantinya akan dipantau terus selama tiga tahun oleh para petugas Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango. “Insya Allah Pramuka akan lebih aktif lagi melakukan kegiatan seperti ini,” ujar Eko Sulistio.

Dihubungi secara terpisah, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyatakan apresiasinya terhadap aktivitas Pramuka Peduli Lingkungan ini. “Kesadaran untuk melestarikan lingkungan hidup memang sudah harus ditanamkan sejak dini, setiap waktu, dan berkesinambungan. Pramuka adalah wadah  yang tepat untuk menanamkan kesadaran itu,” ujar Adhyaksa Dault.(rls)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: