» » Pemudik Mulai Serbu Tiket Kereta Api

SJO, BANDUNG-PT Kereta Api Indonesia (KAI) memprediksi tahun ini akan terjadi kenaikan jumlah pemudik kereta api. Tahun 2014 pemudik mencapai 5,5 juta orang, maka tahun ini akan mencapai 5,7 juta orang.

"Untuk angkutan Idul Fitri tahun ini, kami prediksikan terjadi peningkatan volume penumpang. Perkiraan kami, khusus angkutan KA, kenaikannya 3 persen. Tahun lalu, total penumpang sekitar 5,5 juta orang. Tahun ini, kami perkirakan menjadi 5,7 juta orang," kata Direktur Komersial PT KAI. Bambang Eko Martono,

Bambang mengatakan, untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya terus mempersiapkan sarana dan prasarananya. Sekitar 22 unit gerbong menjalani perbaikan oleh PT INKA (Industri Nasional Kereta API).

"Pada saatnya, tidak ada lagi gerbong atau lokomotif yang berada di depo. Seluruhnya, termasuk yang menjalani perawatan dan perbaikan PT INKA, siap kami operasikan," tegasnya.

Soal ketersediaan tempat tiket, tahun ini, khusus KA jarak jauh dan sedang, pihaknya menambah kapasitas. Tahun lalu, sebanyak 79.654 seat per hari maka tahun ini menjadi 88.676 seat.

"Jumlah itu hanya KA reguler, belum termasuk KA tambahan angkutan Idul Fitri 2015 dan KA lokal. Untuk KA tambahan, masih melakukan kalkukasi. "


Meski masih 3 bulan lagi musim mudik Lebaran dimulai, masyarakat sudah mulai memburu tiket mudik untuk angkutan kereta api.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) & Teknologi Informasi (TI), Kuncoro Wibowo, mengatakan masyarakat yang hendak membeli tiket mudik H-7 Idul Fitri tahun ini, dapat melakukan pemesanan mulai Sabtu (11/4) pukul 00.00.

"Guna meningkatkan pelayanan pemesanan viabon on line kami melakukan penambahan bandwidth, yang semula 80 Mega Byte per Second (MBpS) menjadi 120 MBpS," katanya dalam peluncuran penjualan tiket mudik Sabtu dinihari di kantor PTKAI Pusat.

Hal itu untuk meningkatkan kapastisas server ticketing menjadi 300 persen. Kuncoro mengakui bahwa tahun lalu, sempat terjadi kendala pada sistem on line, karena kapasitasnya yang belum sebesar saat ini. Sedangkan masyarakat yang melakukan pembelian via online mencapai ribuan.

"Itu membuat tidak sebanding antara kapasitas server dan hit. Kami harap, adanya penambahan bandwidth ini, hal itu tidak terjadi lagi pada tahun ini," tutup Kuncoro. 

Dalam peluncuran itu meski baru berjalan lima menit, sejumlah kereta sudah kehabisan tiket untuk tujuan jogjakarta. Namun menurutnya masyarakat harus terus memantau ketersediaan tiket setiap hari agar tidak kehabisan.(*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: