» » » » Pemprov Tingkatkan Sinergi Tangani Citarum

SJO, BANDUNG – Dalam program Citarum Bestari (Bersih, Sehat, Indah, dan Lestari) Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan meningkatkan sinergi antardinas atau OPD terkait. Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, selama setahun program ini digulirkan capaian yang diperoleh kurang maksimal, karena kurangnya sinergi pada berbagai program yang dilaksanakan 15 OPD terkait.

Usai Rapat Evaluasi Gerakan Citarum Bestari 2014 di Ruang Rapat Papandayan Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung pada Rabu (1/4), Wakil Gubernur Deddy Mizwar mengatakan ada beberapa hambatan dalam penanganan program Citarum Bestari, diantaranya kurangnya sinergi tersebut. Wagub mencontohkan dalam program biogas komunal yang dilakukan oleh Dinas ESDM.

“Misalkan komunal sapi 200 ekor satu tempat. Kemarin belum connect misalkan bagaimana pengolahan biogasnya. Sementara ESDM sudah punya perencanaan biogas di 80 titik. Tapi tidak menyentuh komunal sapi yang dilakukan oleh Dinas Peternakan. Nah itu, bagaimana sinergitas tadi,” ungkap Wagub.

Selain itu, Wagub pun meminta anggaran untuk program Citarum Bestari di 15 OPD tersebut agar terus dianggarkan setiap tahunnya hingga 2018 mendatang.

“Bagaimana pengalokasian anggaran untuk Citarum Bestari dari 15 Dinas terkait, itu semestinya dilakukan terus menerus hingga 2018. Jangan sampai ada yang luput atau lupa,” papar Wagub.

Sementara itu, ketika ditanya tentang capaian yang sudah dilakukan dalam menangani sungai Citarum di 20 km pertama pada 2014, Wagub mengatakan bahwa pihaknya tengah mendata hal-hal yang telah dilakukan oleh setiap dinas terkait di tahun 2014.

Wagub pun mengatakan capaian yang sudah dilakukan di tahun 2014 baru mencapai 70%. Dengan demikian capaian program yang belum selesai atau tidak terlaksana di 2014 akan dilakukan di 2015 atau APBDP 2015. Selain itu, di tahun 2015 juga akan fokus terhadap limbah yang ada, baik limbah hewan, industri, ataupun kotoran manusia.

“Soal limbah harus jadi salah satu perhatian khusus di tahun ini. Jadi pabrik mana saja yang memasukan limbahnya ke Sungai Citarum baik langsung ataupun tidak langsung, ini harus ada perhatian khusus untuk dilakukan pengawasan ataupun penindakan,” ujar Wagub.(*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: