» » » Disperindagtamben Karawang Larang Minimarket Jual Miras

SJO, KARAWANG-Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang melarang minimarket menjual minuman keras yang memiliki kadar alkohol di atas lima persen.

"Larangan itu berdasarkan peraturan menteri perdagangan (Permendag) no 06/M-DAG/PER/1/2015 dari revisi Permendagri no.20/M-DAG/4/2014 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pertambangan Energi (Disperindagtamben) Kabupaten Karawang melalui Kepala UPTD Pasar Wilayah II Cikampek Banjar Sulismantoro kepada Seputar Jabar Online (24/4)

Ia mengimbau seluruh pengelola minimarket di Wilayah Pasar Cikampek II yang jumlahnya mencapai puluhan dapat mematuhi larangan Permendagri tersebut.

Pihak Pemerintah Daerah akan bertindak jika menemukan minuman beralkohol tinggi masih dijual di minimarket. Selama ini, minimarket yang ada di Wilayah Karawang khusunya Cikampek antara lain Alfamart, Indomart, Giant, dan Alfmidi.

"Kami menghimbau dan minta minimarket tidak menjual lagi minuman beralkohol," katanya.

Menurut dia, peraturan memberikan tenggang waktu tiga bulan ke depan kepada para pengecer dan minimarket untuk membersihkan stok minuman beralkohol yang masih tersisa.

"Apabila, mereka masih membandel menjual minuman keras maka akan direkomendasikan untuk dicabut izin usaha minimarket yang bersangkutan,sekali lagi kami berharap seluruh minimarket tidak menjual minuman keras," jelasnya.

Sementara Tokoh Agama Ustad Dedi Junaedi yang merupakan Ketua DKM Besar As-Syuhada Cikampek mengatakan pihaknya mendukung larangan minuman keras beralkohol tinggi dijual di minimarket maupun pengecer. Sebab minuman keras itu membawa kemudaratan ketimbang manfaat.

Karena itu, minuman keras menurut ajaran Islam dinyatakan haram hukumnya.

Minuman keras bisa orang melakukan apa saja, seperti kejahatan, pemerkosaan, pembunuhan dan kriminal lainya, karena mereka dalam kondisi mabuk setelah minuman beralkohol tinggi itu.

Selain itu juga peminum beralkohol tinggi bisa menimbulkan kematian mendadak akibat terserang jantung.

"Kami mendukung larangan minuman keras dijual di minimarket maupun ditingkat pengecer," pungkasnya. (Sutiyono)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: