» » » Delegasi KAA Akan Rasakan Kelezatan Masakan Sunda di Gedung Pakuan

SJO, BANDUNG -- Walau belum dipastikan secara pasti menu yang dihidangkan pada jamuan peringatan Konfrensi Asia Afrika (KAA) ke 60 pada tanggal 24 April mendatang. Tetapi kemungkinan besar para Delegasi akan merasakan kelezatan masakan khas sunda pada saat jamuan makan siang di Gedung Negara Pakuan, Bandung.

Pernyataan tersebut diutarakan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) usai menerima kunjungan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Kominfo Rudiantara yang tengah melakukan gladi kotor persiapan peringatan 60 th KKA di Gedung Negara Pakuan, Jl Cicendo Bandung, Rabu (01/04). Hal ini disebabkan beberapa usulan dari beberapa delegasi KKA saat acara serupa tahun 2005 silam yang menginginkan hidangan khas lokal.

“Menunya sudah mengarah ke menu lokal. Sebab 10 tahun yang lalu pada tahun 2005 sama kita KAA juga, ada keluhan dari kepala Negara karena yang disediakannya makanan eropa. Mereka datangnya kesini inginnya makanan lokal, karena ingin rasa yang berbeda. Karenanya atas keluhan itu kita mempertimbangkan dan nanti yang memutuskannya juga panitia pusat. Tapi tadi dalam obrolan Pak Ruhut kelihatannya dengan masakan sunda tadi, ada liwet ada macam-macam itu ternyata enak juga. Ya InsyaAllah akan dominan Makanan Sunda,” Terang Aher kepada awak media.

Terkait persiapan peringatan KAA nanti, Aher mengaku sangat optimis dengan kinerja yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung. Dan pada tanggal 18 April nanti diperkirakan persiapan sudah mencapai 99%.

“Secara teknis untuk periapan secara fisik ada jalan, trotoar diserahkan ke pemerintah kota. Pemerintah pusat sudah menyerahkan langsung kepada pemerintah kota.  Luar biasa Kita lihat Kota Bandung sudah mempersiapkan dengan sangat baik. Berbeda dengan tiga minggu yang lalu. Insya Allah tanggal 18 nanti sudah diangka 99% sudah siap,” Tutur Aher.

Sedang mengenai pembiayaan, menurut Aher Pemerintah pusat telah menganggarkan langsung kepada pemerintah kota sebesar 10 Miliar ditambah dengan anggaran dari provinsi sebesar 4 miliar dan ditambah dana bantuan CSR dari Swasta.
“Anggaran dari pusat untuk kota bandung kalau tidak salah Rp. 10 miliar, dari provinsi Rp. 4 miliar dari CSR mudah-mudahan bisa Rp. 2-3 miliar kita dapatkan. Insya allah kalau untuk urusan anggaran tidak masalah. Sebab kalau kurangnya seberapun dalam rangka menyempurnakan KKA ini akan kita selesaikan,” ujar Aher.

Selain itu Aher pun menjelaskan pada Peringatan yang akan dihadiri 109 delegasi tersebut perang Provinsi difokuskan pada tiga titik lokasi yaitu pembenahan Gedung Merdeka, Mesjid Raya Bandung dan Gedung Pakuan, sebagai tempat menjamu para delegasi KKA tersebut.
“Yang terkait langsung dengan pemerintah provinsi ada tiga tempat. Gedung merdeka, itu terkait dengan provinsi perbaikannya. Kemudian dengan mesjid raya dan ini (Gedung Pakuan). Tapi disini tidak ada perbaikan apa-apa, hanya persiapan saja. Menyiapkan makan siang yang paling enak,” ujar Aher yang didampingi oleh Plh Sekda Iwa Karniwa serta Kabiro HPU Ruddy Gandakusumah.(*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: