» » » Bupati Purwakarta Tahan Gaji Kades Diduga Telah Menjual Air Bersih

SJO, PURWAKARTA. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi akan menahan gaji Kepala Desa Salem Kecamatan Pondok Salam Kabupaten Purwakarta diduga telah menjual air dari mata air ke pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Tindakan kades yang berinisial I, itu terungkap saat Unit Tipiter Polres Purwakarta menangkap basah pegawainya yang bernama Nurdin (50) tengah menjual air.

"Pasti, mulai bulan ini saya tahan gaji Kepala Desa, karena perbuatannya menguasai mata air kemudian menjualnya," ujar Dedi kepada SJO di Purwakarta, Kamis (23/4).

Tindakan tersebut, merupakan sikap pembangkangan. Pasalnya, kebijakan pelarangan penjualan mata air di Purwakarta tengah gencar dilakukan di Purwakarta.

"Ya jelas, saya sedang berusaha agar mata air ini tidak dijual, tidak dikomersilkan atas perintah undang-undang, tapi masih ada yang menjual dan yang menguasai mata airnya ini kepala desa," kata Dedi.

Dari segi hukum, kata Dedi, ia mengapresiasi langkah kepolisian yang dengan tanggap menindaklanjuti kebijakan pelarangan penjualan mata air.

"Soal hukum saya persilahkan polisi mengusut hingga tuntas dan saya mendukungnya," ujar Dedi.

Seperti diketahui, seorang kepala desa di Kecamatan Pondok Salam Kabupaten Purwakarta berinisial I diduga, memiliki titik mata air dan menjual air tersebut kepada pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Hal itu dikatakan Nurdin (50), warga Desa Salem Kecamatan Pondok Salam saat diperiksa Unit Tindak Pidana pada Satreskrim Polres Purwakarta.

"Saya hanya pengelola saja, yang punya mata airnya pak kades. Pak Kades juga yang menjual dan menerima uang hasil penjualannya," ujar Nurdin saat diperiksa polisi, Rabu (22/4).

Nurdin mengatakan hanya diminta untuk mengelola dan melayani pembelian air oleh pengusaha AMDK. Air tersebut dialirkan dari mata air melalui pipa sepanjang 1 kilometer ke mobil tangki air.

"Saya hanya disuruh dan suka dikasih uang dari hasil penjualannya sebesar Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per tangki," ujarnya. (DeR)

--

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: