» » » BPI: Rakyat Berharap Buruh Tetap Idealis dan Tidak Termakan Intrik Pemerintah

SJO, JAKARTA – Undangan Joko Widodo (Jokowi) mengajak pemimpin organisasi buruh menyaksikan ground breaking pembangunan Rusunawa untuk buruh pabrik di Unggaran Timur, Jateng, dengan menggunakan pesawat kepresidenan menjadi perbincangan publik. Pasalnya, masyarakat mengkhawatirkan hal tersebut adalah upaya untuk meredam pergerakan buruh terhadap tuntutan atas kebijakan pemerintah yang tak pro rakyat.

Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha  mengatakan, wajar saja rakyat khawatir akan pengaruh pemerintah terhadap buruh. Pasalnya, saat ini yang lantang menyuarakan aspirasi masyarakat atas penolakan berbagai kebijakan pemerintah yang tak pro rakyat hanya dari buruh dan mahasiswa.

“Saya percaya buruh akan tetap menjaga idealismenya seperti halnya mahasiswa, dan akan terus bergerak melakukan konsolidasi antar buruh. Hingga tuntutan penghapusan outsourcing dan kesejahteraan buruh terpenuhi”, tegas Panji.

Panji lanjut menjelaskan, ia berharap pemerintah fair dan tidak melakukan intrik dibalik pembangunan rusunawa tersebut, untuk memperlemah gerakan-gerakan yang tak pro kebijakan pemerintah. "Pemerintah ini kan sudah terkenal senang melakukan intrik untuk meredam aspirasi, dan buruh harus berani merespon dengan terus bergerak turun ke jalan untuk membela kepentingan rakyat!" tegas Panji.(rls)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: