» » » » » Kejati Jabar Geledah PT.Simpang Jaya II Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kredir Usaha Rakyat Bank BNI

Penyidik Kejati Jabar Geledah Kantor PT. Simpang Jaya II, Senin 30-03-2015
(SJO, BANDUNG) - Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Senin (30-03-2015) melakukan
penggeledahan di Kantor PT. Simpang Jaya II yang terletak di jalan raya Pamanukan Subang. Penyidik juga  telah menyita beberapa dus dokumen terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi pada kasus pemberian kredit usaha rakyat (KUR) anggaran tahun 2010 tentang pengadaan sapi oleh pihak Bank Nasional Indonesia (BNI) sebesar 25 milyar.

Diberitakan sebelumnya Kejati Jabar telah menetapkan seorang tersangka bernisinisial DS berdasarkan surat Nomor PRINT- 174/O.2/F.d1/03/2015 .

Penyitaan dan penggeledahan diawali dari bagian kantor administrasi PT. Simpang Jaya II kemudian dilanjutkan ke Rumah Tersangka DS yang terletak dibelakang kantor tersebut.

Penggeledahan dipimpin oleh ketua Tim Penyidik dari Kejati Jabar Ramdhanu Dwiyantoro didampingi oleh Kasi Penyidikan Heru Dwiyatmoko dan dibantu oleh beberapa anggota tim dari Kejati Jabar.

Kasus ini bermula pada tahun 2010, pihak BNI KCP Bandung telah memberikan Kredit Usaha Rakyat kepada PT. Simpang Jaya II senilai 25 Milyar rupiah dengan cara, PT Simpang Jaya II mengajukan proposal dari para petani kepada Bank BNI namun setelah dilakukan pengecekan dan
pemeriksaan maka ditemukan bahwa petani yang mengajukan proposal tersebut adalah fiktif.

Tapi, proses kredit usaha rakyat tersebut tetap dicairkan oleh pihak BNI kepada PT. Simpang Jaya II yang mengatasnamakan kelompok petani. Sehingg kredit tersebut macet.

"Untuk sementara pihak Penyidik Kejati Jabar baru menetapkan satu orang tersangka bernisial DS dan tidak menutupkemungkinan akan bertambahnya tersangka “ucap Kasi Penkum Suparman, SH.MH. (Don/Sc)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: