» » Jabar Kembangkan 30 Jenis Komoditas Perkebunan

SJO, BANDUNG- Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Ir. Beben Tresna Chandra, MM mengungkapkan,  Jawa Barat mengembangkan 30 jenis komoditas perkebunan.

Ke-30 jenis komoditas perkebunan tersebut digolongkan ke dalam tiga kelompok, yaitu kelompok komoditas strategis, kelompok komoditas prosfektif dan kelompok komoditas unggulan spesipik local.

Kelompok komoditas strategis terdiri dari perkebunan teh, kopi, kakao, cengkeh, kelapa, karet, tembakau dan tebu. Kelompok komoditas prosfektit terdiri dari perkebunan kemiri sunan, kelapa sawit, kelapa hibrida, aren, pala, lada, nilam, jambu mete, kayu manis, kemiri, panili dan jarak. Sedangkan kelompok komoditas unggulan spesifik local terdiri dari akar wangi, sereh wangi, kina, kenanga, mending, pandan, gutta-percha, kumis kucing, pinang dan kapok.

“Secara umum pengembangan komoditas strategis yang dilakukan masyarakat saat ini masih dominan pada lahan lahan yang mempunyai faktor pembatas, yaitu kelas kesesuaian lahan S2, Akibatnya, produksi dan produktivitaspun tidak tercapai secara maksimal. Anjuran untuk substitusi komoditi agar sesuai dengan kelas kesesuaian lahan S1 sangat sulit mengingat dibatasi oleh UU 12 Tahun 1992,” katanya.

Empat Program Unggulan


Terpisah Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Program Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Ir. Agus Sutirman, MP mengungkapkan dalam tahun 2015 akan menggelar empat program unggulan.

Keempat program tersebut masing-masing, program peningkatan produksi perkebunan dengan kegiatan pengujian teknologi pembenihan tanaman perkebunan, sertifikasi benih tanaman perkebunan, pengembangan produksi tanaman semusim dan kegiatan pengembangan produksi tanaman tahunan.

Kemudian program pemberdayaan sumberdaya perkebunan dengan kegiatan penumbuhan wirausaha baru bidang perkebunan. Selanjutnya program, pencegahandan penanggulangan penyakit tanaman, ternak dan ikan.

Aplikasi Teknologi Pengendalian Hama Terpadu dan program pemasaran dan  pengolahan hasil pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan dengan kegiatan pengembangan Teknologi Pengolahan Hasil Tanaman Perkebunan. (*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: